DETIL KEGIATAN

Banyuwangi Raih Penghargaan dari Kemenkum dan HAM Sebagai JDIH Terbaik 2019

10-09-2019

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi mendapatkan penghargaan sebagai anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Terbaik Harapan I Tahun 2019 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, pada acaraPertemuan Integrasi Sistem Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional 2018di Swiis- Belihotel Mangga Besar, Jakarta, Senin (10/09/2019). Penghargaan JDIH ini adalah penghargaan yang diberikan Kementerian Hukum dan HAM kepada daerah yang dianggap mampu memberikan informasi produk hukum yang dikeluarkan daerah kepada publik secara online. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah bisa mengakses informasi tersebut. “Kami bersyukur Banyuwangi mendapatkan penghargaan ini. Ini akan menjadi motivasi bagi Aparatur Sipil Negata (ASN) di daerah untuk terus berinovasi memberikan informasi produk hukum kepada masyarakat,” kata Bupati Anas. Dikatakan Bupati Anas, Banyuwangi menerima peghargaan tersebut karena dinilai bagus dalam mengelola JDIH. Seperti produk hukum yang bisa diakses publik melalui website dan android. Keberadaan JDIH sendiri, lanjut Anas, dapat memudahkan pengguna dalam mengakses semua produk hukum yang telah dikeluarkan daerah, seperti Peraturan Daerah, Peraturan Kepala Daerah, Keputusan Kepala Daerah, Peraturan Bersama Kepala Daerah, dengan memberikan status keberlakuan produk hukum tersebut secara detail dan beberapa Peraturan Perundang-Undangan Pusat juga di upload dalam JDIH. “JDIH ini memang sangat penting sebagai sarana informasi untuk masyarakat dalam mengetahui produk Hukum di Banyuwangi seperti contohya Perda (Peraturan Daerah), Peraturan Bupati, SK Bupati hingga SK Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta Produk Hukum Desa", kata Anas. Dengan diraihnya penghargaan ini, Anas berharap, kualitas JDIH terus meningkat dan menjadi lebih baik dengan dukungan sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih baik juga. Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Hagni Ngesti Sri Redjeki, menambahkan, JDIH Banyuwangi akan terus dikembangkan inovasinya, diantaranya ada anjungan informasi hukum, library, info produk hukum, konsultasi hukum, pelayanan penyusunan produk daerah. E-Correction, E-Regestration pemberian nomor produk hukum secara elektronik. Penyusunan dan pelaksanaan upload produk hukum secara otomatis, proses koreksi dan verifikasi produk hukum secara online.

PELAYANAN

BANYUWANGI EVENT

LINK TERKAIT

KUNJUNGAN